10 Sahabat Surga

Nabi Muhammad SAW memiliki banyak sahabat. Beliau bersama sahabat-sahabatnya berjuang bersama menegakkan Islam di tengah halang merintang dan cobaan yang ada. Di antara sahabat tersebut, terdapat 10 sahabat yang dijamin oleh Allah SWT untuk masuk surga. Siapa sajakah 10 sahabat tersebut? Bagaimanakah karakter mereka hingga Allah menjamin mereka dapat masuk surga? Mari kita kenali karakter mereka. Diharapkan kita dapat mengambil hikmah dan mencontoh sifat-sifat 10 sahabat.
Berikut adalah 10 orang sahabat Rasul yang dijamin masuk surga:
1. Abu Bakar Ash Shidiq
Abu Bakar adalah orang pertama yang menganut islam. Beliau bersifat sangat lembut. Beliau memiliki gelar Ash Shidiq yang artinya mempercayai karena beliaulah orang yang sangat yakin bahwa semua perkataan yang diucapkan oleh Nabi Muhammad SAW adalah benar adanya. Apabila amal beliau ditimbah dengan seluruh amalan umat manusia, maka sungguh amalannya masih lebih besar. beliau menjabat sebagai khalifah pertama. beliau meninggal di umur 63 tahun, umur yang sama dengan saat Nabi Muhammad meninggal.

2. Umar bin Khatab
sebuah Hadits yang menggambarkan pribadi Umae : “Orang yang paling kasih sayang diantara umatku adalah Abu Bakar, dan paling teguh dalam menjaga ajaran Allah adalah Umar, dan yang paling bersifat pemalu adalah Utsman. (HR Ahmad, Ibnu Majah, Al Hakim, At Tirmidzi). Umar memiliki karakter yang keras dan tegas sehingga ditakuti oleh kaum musyrik. Beliau wafat karena dibunuh saat sedang sholat. Akibat luka yang dideritanya, beliau meninggal tiga hari kemudian.

3. Utsman bin Affan
Umar adalah orang yang sangat dermawan. Hal ini dibuktikan dari tindakan beliau membiayai persiapan pasukan seorang diri dan membeli sumur dari seorang Yahudi untuk kaum muslimin padahal harga sumur tersebut tidaklah murah. Pada masa kekhalifahannya, seluruh tulisan-tulisan wahyu dikumpulkan dan disusun menurut ketetapan Nabi Muhammad sehingga menjadi sebuah kitab suci yang kita pegang sekarang.

4. Ali bin Abu Thalib
Ali dilahirkan dalam keadaan muslim. Ali terkenal dengan siasat perang dan ilmu pengetahuan yang tinggi. Masa kepemimpinan Khalifah Ali termasuk singkat, hanya 4 tahun. Sifat Ali sangatlah pemberani, terbukti dari pengorbanan saat menggantikan Nabi Muhammad SAW saat Nabi berangkat hijrah bersama Abu Bakar.

5. Thalhah bin Ubaidillah
Thalhah merupakan salah satu pahlawan peran Uhud. Beliau memilki banyak bekas luka salah satunya adalah 70 bekas panah dan tikaman di tubuhnya. Jari tangannya juga putus. Thalhah mendapat julukan Burung Elang hari Uhud karena melindungi Nabi Muhammad SAW saat perang Uhud. Thalhah wafat pada usia 60 tahun. Nabi Muhammad berkata kepada para sahabatnya, ”Orang ini termasuk yang gugur dan barang siapa yang senang melihat seorang yang syahid berjalan di muka bumi maka lihatlah Thalhah.”

6. Zubair Bin Awaam
Zubair masuk Islam pada usia 15 tahun dan berhijrah pada usia 18 tahun. Zubair disiksa saat mempertahankan keimanannya. Salah satu siksaan yang dialami Zubair adalah badannya diikat dengan tikar sementara kakinya diikat dan digantung dan terdapat bara api di bawah kepalanya yang menggantung. Zubair selalu mengikuti peperangan untuk membela Islam. Zubair dibunuh saat sedang solat.

7. Sa’ad Bin Abi Waqqas
Walau ditawari banyak jabatan saat masa kekhalifahan, Saad memilih menjadi masyarakat biasa. Saad memilih untuk berdakwah dan berjihad. Seorang yang keislamannya sangat dikecam oleh ibunya, namun tetap tabah, dan kukuh pada keislamannya.

8. Sa’id Bin Zaid
Said adalah orang yang sangat dermawan dan pemberani. Banyak orang lemah berkumpul di rumahnya untuk memperoleh ketentraman dan keamanan serta penghilang rasa lapar. Said adalah orang yang dikabulkan doanya.

9. Abdurrahman Bin Auf
Abdu Rahman adalah sahabat Nabi yang ahli dalam perdagangan. Dalam berdagang, beliau mengikuti tata cara berdagang Nabi. Saat beliau meninggal, wasiat beliau adalah agar setiap peserta perang Badar yang masih hidup mendapat empat ratus dinar, sedang yang masih hidup saat itu sekitar seratus orang, termasuk Ali dan Utsman. Beliaupun berwasiat agar sebagian hartanya diberikan kepada ummahatul muslimin, sehingga Aisyah berdoa: “Semoga Allah memberi minum kepadanya air dari mata air Salsabil di surga.” Abdurrahman wafat pada usia 75 tahun.

10. Abu Ubaidillah bin Jarrah
Salah satu perang yang diikuti Abu Ubaidah adalah perang Badr dan perang Uhud. Diceritakan oleh Umar bin Khatab bahwa saat perang Uhud, Abu Ubaidah melindungi Nabi mati-matian. Abu Ubaidah juga menggendong Nabi untuk mencapai tempat yang aman. Beliau bahkan mencabut besi tajam yang menempel pada rahang Nabi Muhammad SAW hingga ada gigi depannya yang lepas.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s