Polusi Air

1. Deskripsi polusi air
Air bersih adalah prioritas utama kebutuhan nasional dan juga internasional. Di abad ke-20 manusia memburu minyak, diperkirakan di abad ke 21 manusia akan meburu air bersih. Diperkirakan di kemudian hari bila tidak ada perubahan kebijakan negara atau kebijakan skala internasional bisa terjadi perang antar negara untuk memperebutkan sumber daya air bersih.
Berdasarkan definisi polusi air adalah apapun yang dapat mengurangi kualitas air. Apapun itu dapat berupa bentuk fisik, biologikal atau senyawa kimia.
Sumber polusi air dibagi dua, yaitu sumber polusi poin dan sumber polusi tidak poin. Dikatakan sumber poin karena mereka mengeluarkan polusi dari lokas yang spesifik misalnya pipa pembuangan, pabrik, dan tambang bawah tanah. Sumber-sumber di atas mudah diidentifikasi sehingga cenderung mudah dimonitor dan dicari solusinya. Polusi yang dihasilkan dimungkinkan untuk diolah terlebih dahulu sebelum akhirnya dilepas ke lingkungan. Sebaliknya sumber tidak poin bertipe memencar yaitutidak memiliki lokasi spesifik. Contohnya runoff fromfarm fields n feedlots, golf courses, lawns and gardens, constructions sites, logging areas roads, streets, n prking lots. Berbeda dengan sumber poin yang terjadi sepanjang tahun, sumber tidak poin terjadi di waktu-waktu tertentu saja.
Hujan besar pertama setelah musim kemarau mungkin saja banyak mengandung gas, lead, minyak dan sisa rubber dari jalan perkotaan, dan salju yang meleleh mengandung senyawa atmosfer dlm level tinggi yang lalu mengalir dln stream dan danau. Lokasi yang terpencar dan sewaktu-waktu bisa berubah serta waktu kejadian yang tidak tetap menjadikan sumber polusi tidak poin lebih susah dimonitor dan dicari solusinya.

2. Deskripsi jenis polusi air dan efek yang ditimbulkannya
Polusi air paling serius pengaruhnya ke kesehatan manusia adalah organisme patogenik. Penyakit seperti kolera, polio, enteritis, hepatitis, malaria, penyakit kuning berhubungan dengan air. Semuanya menyebabkan setidaknya 25 juta orang meninggal setiap tahun. Di negara maju, air sudah diolah dengan baik sehingga sedikit warga yang berisiko terkena penyakit tersebut, berbeda halnya dengan di negara berkembang dimana belum ada integrasi sistem sanitasi air yang baik. Terutama di pemukiman kumuhnya.

Biochemical oxygen demand adalah tes yang berguna untuk mengecek adanya sanoag organik di dalam air. Tes ini membandingkan level oksigen pada air setelah dan sebelum inkuasi metode yang lebih mudah dan lebih murah yaitu chmeical oxygen demand. Metode ketiga adalah dissolved oxygen content yang menggnakan elektrode oksien. Metode ini sangat baik dalam mengindikasi kesehatan dari sistem air.
Polusi inorganik
Polusi inorganik dihasilkan dari senyawa batuan yang bersublimasi akibat cuaca, bawaan dari limpasan yang terbawa ke danau atau sungai, dan rembesan ke dalam air tanah. Polusi inorganik adalah salah satu polusi paling serius karena merusak ekosistem dalam air, mengakibatka berbagai penyakitdan kelainan bagi makhluk yang hidup di dalam air dan makhluk yan mengkonsumsi air tersebut. Polusi inorganik terdiri daro metals, salt, acids, dan bases.
Sedimen mengurangi kualitas air
Sedimen mengisi sumber-sumber air seperti danau dan sungai. Bila sedimen yang ada terlalu banyak sedimen dapat menimbulkan efek negatif yaitu mengganggu turbin air, menghalangi saluran kapal dan membuat biaya pengolahan air bersih semakin mahal.
Polusi termal berbahaya bagi organisme
Perbedaan suhu di air sangat berpengaruh ke ekosistem di dalamnya. Menurunkan temperatur di laut tropikal walau hanya 1 derajat dapat memaikan koral dan beberapa spesies lainnya. Beitu juga dengan menaikkan suhu. Sehingga saat industri akan mengalirkan limbahnya ke sungai atau laut tertentu, suhu dari limbah tersebut harus disesuaikan dengan suhui sungai ata laut tersebut. cara yang termudah dan biasa digunakan adalah dengan membangun gedung pendingin dimanaair limbah aka dialirkan dulu ke sana untuk didinginkan sebelum akhirnya dialirkan.

3. Investigasi kualitas air sekarang
Di Amerika,sudah terdapat kebijakan yang mengatur penjagaan kualitas ar yaitu water control act. Dengan kebijakan tesebut sudah 1 dari 3 orang di Amerika mengolah limbah airnya dengan municipal sewage treatment sedangkan yang lainnya menggunakan pengolahan air yang lebih murah seperti pengolahan airnya hanya sampai di tahap pertama dari municipal sewage treatment. Begitu juga dengan di Kanada. Walau pengolahan airnya sudah baik kedua negara ini masih kesulitan menangani polusi air yang berasal dari sumber tidak poin seperti semprotan pestisida pada pertanian yang menguap menjadi udara lalu menghujani area atau pestisida yang menyerapke dalam tanah lalu mengotori air bawah tanah.
Berkebalikan dengan negara-negara maju, negera berkembang masih harus sangat berupaya lebih dalam penjagaan kualitas airnya. Negara seperi greece kurang dari 1% warganya yang mengolah airnya sampai tahap pertama municipal sewage treament. Bahkan banyak polusi kotoran yang langsung saja dibuang ke sungai atau laut.
Bila dicari penyebab utama dari perbedaan kualitas yang jauh ini adalah tingkat kemakmuran dan intelektualitas yang berbeda jauh hingga kesadaran akan menjaga lingkungan sangat kurang.
Air tanah yang tercemar
Setengah dari penduduk Amerika bergantung pada air tanah sebagai air minum mereka. Sumber vital ini nyatanya terancam oleh berbagai jenis limbah industri, pertanian, dan kontaminas domestik. Salah satu masalah paling serius adalah terindikasi adanya MTBE (methyp tetiary butl ether) yaitu karsinogen. Biaya dan waktu yang dipakai untuk mengurai MTBE tidak sedikit.
4. Penjelasan pengontrolan polusi air
Cara termudah dan termurah dalam mengurangi polusi adalah dengan meniadakan sumber polusi tersebut atau mencegah pembuangan limbah ke lingkungan. Cara lain adalah menangani proses industri dengan hati-hati, teliti, dan seefisien mungki agar seminimal mungki limbah yang dihasilkan. Dan juga memodifikasi dan meng-upgrade teknologi hijau ke dalam proses industri seperti memakai asas me-recycle material. Bila diterapkan perusahaa tidak perlu lagi repot mengurus bergalon-galon material beracun atau jenis limbah lainnya.
Berbeda dengan sumber poin yang spesifik lokasi dan waktunya, sumber tidak poin cukup sulit diidentifikasi keberadaannya ditambah dengan waktu yang berbeda-beda. Beberapa penyebab utama terjadinya polusi tidak poin adalah:
1. Pertanian
Air banyak terkenena senyawa fertilasasi, pertisida dan nutrisi untuk tanaman serta sampah kotoran binatang.
2. Limpasan perkotaan
3. Konsruksi bangunan
4. Pembangunan lahan
Municipal sewage treatment
Bagaimana municipa sewage treatment bekerja?
Municipal sewage treatment terdiri dari 3 tahap yaitu tahap primer, tahap sekunder dan tahap tertier. Pada tahap primer secara fisik memisahkan benda yang besar dari aliran air utama. Pada tahap sekunder terjadi tahap degrdasi bilogikal dari senyawa organik terlarut di dalam air. Bakteri dan mikrorganisme lainya tertangkap dan diuraikan. Pada tahap terakhir terjadi pemisahan plant nutrients, terutama senyawa nitrat dan phosfat. Air limbah yang telah melewati 3 tahap tersebut dapat dilepaskan dengan aman ke lingungan.

5. Rangkuman hukum kebijakan yang berlaku
Gol dari Clean water act adalah mmebuat seluruh permukaan air di Amerika menjadi fishable dan swimmable. Untuk di titik-titik tertentu dimana ada pipa-pipa pembuangan sampah dari pabrik industri dibuatlah aturan best practicable control technology (BPT). BPT mengeset tujuan nasional sebagai pilihan terbaik untuk saat ini yang penerapannya teknologinya masih dapat diterima secara ekonomi yang mencegah polusi dari 126 polusi racun utama.
Clean water act berhasil menjaga kualitas air secara signifikan namun bukan berarti tanpa halangan dari berbagai pihak. Salah satu yang terkenal dalah “unfunded mandates” diman pemerinah daerah dituntut untuk membangun pengolahan sampah yang sesuai dengan standar namun tidak dibiayai oleh pemerintah pusat.
Selain clean water act ada beberapa hukum lainnya yang membantudalam meregulasi kualitasair di Amerika yaitu safe drinking water act yang meregulasi kualitas air di sistem komersal dan perotaan. Selanjutnya ada The Superfund program yang meremediasi situs limbag beracun

Kesimpulan
Program kebijakan Amerika seperti Clean Water Act adalah program yang sukses, hingga sampai saat ini kualitas air di Amerika tetap terjaga. Dari air yang dulunya bewarna dan berbau, berubah sedikit demi sedikit hingga menjadi lebih baik. Perubahan ini disebabkan kesungguhan dari berbagai pihak. Walau begitu, di Cina dan India belum ada penerapan penjagaan kualitas air yang baik sehingga banyak warganya mengonsumsi air yang sebenarnya tidak boleh dikonsumsi. Hal ini banyak mempengaruhi tingkat kesehatan masyarakat. Banyak upaya, waktu dan biaya yang harus dikeluarkan untuk meregulasi kembali air tersebut. namun, akhirnya tetap ada upaya konservasi air yang murah dan efektif seperti di Arcata. Kita dapat menggunakan informasi yang kita dapat untuk diaplikasikan konservasi air di komunitas kita.

Sumber: Environmental Science: A Global Concern Tenth Edition oleh William P. Cunningham, Mary Ann Cunningham

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s