ECOLOGICAL ECONOMICS

1. Menganalisis ekonomi dunia
Dapatkah pengembangan yang berkelanjutan?
Pengembangan berkelanjutan adalah upaya memenuhi kebutuhan di masa sekarang tanpa mengorbankan kemampuan generasi masa depan dalam memenuhi kebutuhan mereka sendiri.
Nah, apakah pengembangan berkelanjutan ini sesuatu yang mustahil atau dapat dilakukan? Banyak yang menjawab tidak namun tidak sedikit juga yang menjawab iya.

Definisi kita tentang sumber menentukan bagaimana kita menggunakan mereka
Sumber terbagi menjadi sumber tidak terbarukan dan sumber terbarukan. Sumber tidak terbarukan adalah kekayaan geologi bumi speeti mineral, minyak fosil, dan material lainnya yang dapat dihitung dengan pasti jumlahnya. Karena dapat dipastikan suatu saat sumber energi ini dapat habis, manusia mulai merancanga bagaimana mengolah sumber tersebut dengan lebih efektif, salah satunya dengan mengolah ulang.
Sedangkan sumber terbarukan adalah sumber yang dapat digantikan dan dapat tumbuh dengan sendirinya. Salah satunya adalah sekumpulan sapi. Sayangnya karena kita menganggap seperti itu, banyak akhirnya pengolahan sumber daya ini dilakukan sembarangan yang berujung pada kelangkaan salah satu sumber daya tersebut.

Ekonomi klasik mempelajari persediaan dengan kebutuhan
Kebutuhan adalah sejumlah produk atau servis yang konsumen berkeinginan untuk membelinya dengan variasi harga. Persediaan adalah jumlah produk atau servis yang disediakan oleh penjual untuk dijual dengan variasi harga. Titik dimana bertemunya grafik kebutuhan dan persediaan dinamakan market equilibrium.

Ekonomi ekologi berdasarkan prinsip-prinsip ekologi
Bila ekonomi klasik dan neoklasik hanya berfokus pada sumber daya manusia seperti bangunan, jalan, dan pabrik. Sumber daya alam seperti sungai yang terkena limbah cair, bakteri mengurangi kualitas air dan lainnya hanya dimasukkan dalam pengeluaran luar. Sumber daya alam sering dijadikan pengeluaran luar karena bersifat sudah tersedia secara gratis, tidak terbatas sehingga murah.
Pemikiran di atas tidak bisa diterapkan lagi karena sebenarnya sumber daya alam natural seperti mereka terbatas, berharga, dan harus dijaga untuk menjaga lingkungan dan masa depan. Sehingga dibuatlah prinsip ekonomi ekologi yang memasukkan biaya-biaya dari sumber daya alam natural dimasukkan ke biaya produksi. Dimana profit yang nantinya didapat, dari profit tersebut akan ada yang digunakan untuk menjaga keberlangsungan sumber daya natural.

Sumber properti yang komunal adalah masalah klasik dari ekonomi ekologi
Bumi menyediakan banyak sumber daya berbagai jenis untuk diolah, salah satunya adalah sumber daya yang bersifat komunal, yaitu hanya ada khusus di beberapa tempat. Sumber daya seperti itu haruslah diolah dengan hati-hati, yaitu jangan sampai komunitas masyarakat di daerah tersebut mengeksploitasi sumber daya secara berlebihan yang berujung pada kelangkaan dan kerusakan lingkungan. Privasi sumber daya dan peraturan dari pemerintah merupakan solusi agar tidak terjadi eksploitasi tersebut. hendaknya pihak luar yang melakukan privasi dan mengatur tersebut telah terlebih dahulu mengkaji dan memahami betul karakteristik sumber daya dan komunitas yang tinggal sehingga aturan yang dibentuk tidak merugikan pihak manapun.

2. Mengamati populasi, teknologi, dan kelangkaan
Kelangkaan dapat memicu inovasi
Kelangkaan dapat menjadi katalis sebuah inovasi dan perubahan. Dengan material menjadi semakin mahal dan susah didapatkan sehingga pengeluaran semakin besar, sebuah inovasi akan dilakukan agar material tersebut mudah didaparkan dan menjadi lebih murah.
Upaya inovasi yang dilakukan: inovasi teknologi pengolahan, mengganti material lama dengan material baru, mengolah ulang material lama, dan mencari lokasi sumber daya baru.

Membawa kapasitas bukan hal yang terlalu penting
Bahwa bisa jadi akibat perkembangan teknologi, sumber daya yang sebelumnya sangat mahal bisa menjadi sangat murah dan tidak digunakan lagi. Hal ini dapat memicu kelangkaan dari sumber daya pengganti yang menjadi mudah diraih.

Model-model ekonomi dibandingkan dengan skenario pertumbuhan
Berdasarkan penelitian yang dilakukan, terbuatlah grafik yang menghubungkan ketersediaan sumber daya, pertumbuhan populasi, ketersediaan makanan, dan industrial ouput. Grafik memperlihatkan semakin banyak jumlah populasi, makanan, dan industrial ouput maka akan semakin sedikit ketersediaan sumber daya. Walau begitu hasil grafik belum tentu benar, semua tergantung pada pilihan apa yang manusia ambil.

3. Menginvestigasi perhitungan sumber daya alam
GNP adalah alat ukur pertumbuhan utama sejauh ini
Orang-orang ahli ekologi banyak mekritik sistem perhitungan GNP. Kenapa? Karena GNP tidak ikut menghitung nilai-nilai kerusakan lingkungan yang ditimbulkan akibat perkembangan ekonomi atau industri.

Perhitungan alternatif lainnya
Perhitungan lainnya adalah: 1) Genuine Progress Index (GPI), 2) Environmental Perfomance Index (EPI), 3) Human Development Index (HDI), 4) The United Nations Development Program (UNDP) , dan 5) Gender Development Index (GDI). Untuk meningkatkan nilai-nilai index di atas terdapat tindakan-tindakan kunci sebagai berikut: 1) menciptakan lapangan pekerjaan, 2) mengurangai ketidaksetaraan, 3) meningkatkan dan membantu pertanian skala kecil, usaha skala kecil dan sektro informal, 4) mempercepat kemajuan teknologi, dan 5) menyediakan pendidikan untuk semua tanpa terkecuali.

4. Merangkum bagaiman sistem market dapat mengurangi polusi
a. Memakai kekuatan pasar
b. Perdagangan sulfur menawarkan model yang baik
c. Perdagangan karbon sudah berlangsung

5. Memperlajari perdagangan, pengembangan, dan pekerjaan

Perdagangan internasional memiliki keuntungan dan kerugian
Sistem perdagangan internasional mau tidak mau selain biaya produk, akan terdapat biaya transportrasi dari negera pengekspor ke negera pengimpor. Negara pengekspor disini adalah negera berkembanga dan negara pengimpor adalah negara maju. Nyatanya biaya transportasi sangat jauh lebih mahal dibanding harga produk asli, hal ini menyebabkan negara produsen hanya mendapat sedikit keuntungan. Dengan kata lain yang miskin tetap miskin, yang kaya tetap kaya. Hal ini menyebabkan banyak kritikan terhadap sistem perdagangan internasional.

Peminjaman skala kecil membantu orang miskin
Salah satu organisasi kemasyarakatan yang sukses adalah Grameen Bank. Grameen Bank dibentuk oleh Muhammad Yunus, seorang Bangladesh yang meraih Nobel Perdamaian. Grameen bank fokus pada pemberian pinjaman pada orang miskin dimana uang yang dipinjamkan digunakan untuk meraih kemandirian ekonomi dan finansial yang akan mengentaskan kemiskinan. Yang membedakan grameen bank dengan bank-bank lain adalah peminjam terdiri dari beberapa orang, yang setiap orang dari grup tersebut turut membantu teman sekelompoknya dengan memberikan saran, dukungan, dan pemberian semangat. Peminjaman uang dilakukan pada jumlah yang sangat kecil, setelah peminjam mampu membayarnya, peminjam dapat meminjamnya lagi sehingga tercipta hubungan berkelanjutan antara peminjam dengan grameen bank. Selain itu tidak ada bunga yang diwajibkan pada peminjam.

6. Mengevaluasi green business
Model bisnis baru dengan konsep ekologi
Model bisnis baru tersebut mengeutamakan desain sebagai berikut:
1. Memakai energi seefisien mungkin
2. Menggunakan material terbarukan
3. Menggunakan material yang kuat, dapat digunakan kembali, dapat dengan mudah diperbaiki dan diolah kembali, tidak berpolusi dalam siklus hidupnya
4. Menyediakan mata pencaharian berkelanjutan untuk sebanyak mungkin SDM.
5. Melindungi keanekaragaman biological dan sosial
6. Menggunakan seminimum mungkin kemasan.
Dengan menerapkan desain di atas, pada waktu yang bersamaan kita telang meningkatkan keuntungan, mengurangi pajak, meningkatkan nilai sosial, dan memperbaiki lingkungan.
Efisiensi dimulai dengan desain produk dan proses

Produk dibagi dalam tiga kategori:
1. Consumables yaitu produk-produk yang dapat kembali ke tanah sebagai kompos.
2. Service products adalah produk yang bila ingin diolah kembali harus dikembalikan ke pabriknya.
3. Unmarketables yaitu komponen seperti radioaktif isotorp, racun, dan bahan kimia berbahaya. Komponen di atas memang mau tidak mau bisa saja dihasilkan dalam proses produksi. Komponen tersebut wajib dioleh oleh pabrik tersebut hingga tidak berbahaya lagi.
Perlindungan lingkungan menciptakan pekerjaan
Ternyata dengan kita melindungi lingkungan, kita justru sedang mencitpakan lapangan pekerjaan baru dan menstimulasi bisnis. Mengolah kembali ternyata membuat lapangan pekerjaan lebih banyak dibanding mengolah material asli. Jepang sebagai negara dengan green business berhasil meraih multibillion dollar dari green business-nya.

Kesimpulan
Kemiskinan adalah pembuat polusi terbesar. Maksudnya adalah orang miskin kebanyakan menjadi korban dan agen dari kerusakan atau degradasi lingkungan. Mereka dipaksa untuk memenuhi kebutuhan hidup jangka pendek dengan pengeluaran berkelanjutan jangka panjang. Kedermawanan bukanlah jawaban dari kemiskinan. Hal tersebut malah membentuk mental ketergantungan dan mengambil inisiatif individu. Kemiskinan bukan dibentuk oleh orang miskin tapi dibentuk oleh institusi dan kebijakan di sekitar mereka. Yang harus kita lakukan adalah membuat perubahan pada institusi dan kebijakan atau bahkan membuat yang baru.
Selain itu menggabungkan konsep-konsep ekologi dengan kebijakan ekonomi dapat membantu kita merawat lingkungan, mengurangi kemiskinan dan kelaparan dengan tetap menjaga keberlangsungan lingkungan.

Sumber: Environmental Science: A Global Concern Tenth Edition oleh William P. Cunningham, Mary Ann Cunningham

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s