Jenis Kontrak Kerjasama Pemerintah Swasta

Berikut adalah jenis kontrak beserta definisinya berdasarkan UU Republik No 7718 dari Filipina.

1. Build-Operate-Tranfer
Sebuah perjanjian kontrak dimana pihak swasta melakukan pembangunan, termasuk pembiayaan, mengoperasikan dan melakukakan pemeliharaan dari fasilitas infrastruktur. Pihak swasta mengoperasikan fasilitas dalam jangka waktu tertentu dimana diperbolehkan untuk membebankan pengguna fasilitas berupa biaya yang tidak melebihi dari kesepakatan antara pihak swasta dan pihak pemerintah sehingga pihak swasta dapat memulihkan biaya modal dan biaya operasional serta pemeliharaan dalam infrastruktur tersebut. Pihak swasta akan mentransfer kepemilikan infrastruktur kepada pihak pemerintah setelah masa konsesi berakhir.

2. Build-Transfer
Sebuah perjanjian kontrak dimana pihak swasta melakukan pembiayaan dan pembangunan fasilitas infrastruktur. Setelah pembangunan selesai, pihak swasta mengtranfer infrastruktur tersebut kepada pihak pemerintah terkait. Pihak pemerintah membayar pihak swasta sesuai dengan kesepakatan dengan tingkat pengembalian yang wajar. Jenis kontrak ini dipakai apabila fasilitas infrastruktur yang dibangun, untuk alasan keamanan atau strategis, harus dioperasikan secara langsung oleh pemerintah.

3. Build-Own-Operate
Sebuah perjanjian kontrak dimana pihak swasta berwenang untuk membiayai, membangun, memiliki, mengoperasikan, dan memelihara infrastruktur. Pihak swasta diperbolehkan untuk memulihkan total biaya investasi, operasi, dan pemeliharaan ditambah tingkat pengembalian yang wajar melalui menarik biaya dari pengguna fasilitas/produk infrastruktur.

4. Build-Lease-Tranfer
Sebuah perjanjian kontrak dimana pihak swasta berwenang untuk membiayai dan membangun fasilitas infrastruktur. Setelah pembangunan selesai, pihak swasta menyewakan infrastruktur kepada pihak pemerintah berdasarkan pengaturan sewa dalam periode tertentu. Setelah periode tertentu tersebut habis, kepemilikan proyek otomatis dipindahkan ke pihak pemerintah.

5. Build-Transfer-Operate
Sebuah perjanjian kontrak dimana kontrak pihak publik mengontrakkan infrastruktur kepada pihak swasta seperti kontraktor. Pihak swasta membangun fasilitas secara turn-key dengan mengasumsikan terjadi cost overrun, keterlambatan, dan risiko kinerja. Setelah fasilitas berjalan dengan memuaskan, fasilitas kembali ditransfer ke pihak pemerintah. Namun, pihak swasta tetap mengopersikan fasilitas di bawah perjanjian dengan pihak pemerintah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s