Sampah Plastik: Pembunuh Biota Laut

Plastik. Manusia tidak bisa terlepas dari penggunaan plastik karena penggunaanya yang banyak dalam berbagai kegiatan manusia mulai dari botol mineral, tas kresek, hingga isolator listrik. Sayangnya peningkatan penggunaan plastik tidak diimbangi dengan penghematan dan daur ulang plastik, bahkan banyak manusia membuang sampah sembarangan. Akumulasi membuang sampah tidak pada tempatnya tidak hanya membuat sampah menggunung di daratan, sampah juga berserakan di lautan.

plastic continent_billyinfo2

Salah satu tumpukan sampah yang terbentuk akibat ulah manusia adalah Great Pacific Garbage Patch yang terletak di North Pacific Ocean, Samudera Pasifik. Pulau sampah ini terbentuk akibat pertemuan arus laut sehingga sampah plastik seluruh dunia terakumulasi dan membentuk pulau sampah. Pulau sampah ini terdiri dari 80% bahan plastik dengan total 3,5 juta ton sampah plastik. Pulau sampah ini berukuran melebihi ukuran negeri Texas di Amerika Serikat. Jumlah plastik mencapai 6 kali lipat dibanding jumlah plankton yang hidup disana.

350px-North_Pacific_Gyre_World_Map

article-2136334-12CE039E000005DC-388_468x286

Fakta memprihatinkan lainnya adalah sampah plastik yang sulit terurai ini lama-lama terpecah menjadi serpihan kecil yang bisa dikira makanan sehingga dimakan oleh makhluk laut seperti ikan, lumba-lumba, anjing laut ataupun penyu. Banyak berita tersebar di internet yang memperlihatkan lambung paus abu-abu penuh dengan kantong dan lembaran plastik, kura-kura laut yang terjebak dalam lilitan jaring, dan induk burung yang memberi makan anak-anaknya dengan plastik.

plastic continent_billyinfo5

Apa yang bisa kita lakukan??
Pertanyaan diatas mudah sekali dijawab. Ya! memilah sampah, menghemat penggunaan barang, membuang barang yang sudah tidak bisa digunakan, dan mendaur ulang sampah. Berdasarkan teori memang itulah jawabannya. Namun, apakah kita sudah melakukan secara masal dan konsisten? Kita adalah pemimpin dari diri kita sendiri, maka mari kita mendisiplinkan diri kita dulu. Baru setelah itu mengajak orang bersama-sama membuang sampah pada tempatnya dan menjaga lingkungan.

Sesungguhnya tindakan sederhana yang minim biaya tersebut dapat memperbaiki lingkungan. Daripada kita tetap membiarkan, biaya yang dikeluarkan untuk membiayai perbaikan lingkungan justru sangat lebih besar. Belum lagi multi-player-effects lain yang timbul, mulai dari rusaknya habitat laut, punahnya biota laut, dan manusia kehilangan bahan pakan laut.

Menjaga kelestarian lingkungan daratan dan lautan menjadi tanggung jawab kita bersama. Mari terus bergerak dan berbenah hingga laut kembali nyaman ditinggali oleh biota laut, nyaman dikunjungi oleh manusia baik untuk rekreasi maupun mencari nafkah.

Salam plastichood, one stop destination for plastik waste management system🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s