Gambaran Besar TOEFL IBT

TOEFL adalah kepanjangan dari “Test of English as a Foreign Language”. TOEFL adalah tes standar dalam berbahasa inggris untuk non-penutur bahasa inggris asli. Tes ini diterima oleh institusi akademis maupun profesional. TOEFL menjadi salah satu tes bahasa inggris utama di dunia selain IELTS. Penyelenggara tes TOEFL adalah ETS (Educational Testing Service), sebuah organisasi non-profit swasta yang merancang dan mengelola tes. Dalam perkembangannya semenjak 2005, tes TOEFL iBT (Internet-based Test) mulai menggantikan tes CBT (Computer-based Test) dan PBT (Paper-based Test). Nah, sudahkah para pembaca familiar dengan jenis tes IBT? Sebaiknya kita mengenal seluk beluk tes ini sebelumnya karena banyak perbedaan antara tes IBT dengan pendahulunya. Tes terdiri dari 4 bagian yaitu Reading, Listening, Speaking, dan Writing dengan detail sebagai berikut.

1. Reading
Bagian reading terdiri dari 4-6 bacaan dengan rata-rata terdiri dari 700 kata. Total pertanyaan antara 35-56 pertanyaan. Waktu yang disediakan adalah 60-80 menit. Saat saya mengambil tes, semua peserta mendapat waktu 60 menit. Kita membutuhkan pemahaman fungsi retoris seperti sebab-akibat, membandingkan kontras, dan argumentasi. Kita menjawab pertanyaan tentang ide-ide utama, detail, kesimpulan, informasi penting, kalimat penyisipan, kosakata, tujuan retoris dan ide-ide secara keseluruhan. Jenis pertanyaan baru dalam tes TOEFL iBT memerlukan kita mengisi tabel atau menyelesaikan ringkasan.

2. Listening
Bagian listening terdiri dari 5-9 passages dengan jumlah pertanyaan berkisar antara 34-51 pertanyaan dengan waktu yang disediakan berkisar 60-90 menit. Saat saya mengambil tes, semua peserta mendapat jatah waktu yang sama yaitu 60 menit. Terdapat 3 jenis passages yaitu:
– University professor speaking
– Student talking with professor
– Talking between 2 students
Setiap percakapan dan kuliah hanya diputar sekali. Kita diperbolehkan membuat catatan saat mendengarkan dan melihat catatan kita sebagai rujukan untuk menjawab pertanyaan. Setiap percakapan dikaitkan dengan lima pertanyaan dan setiap kuliah dengan enam. Pertanyaan dimaksudkan untuk mengukur kemampuan kita dalam memahami ide-ide utama, detail penting, implikasi, hubungan antara ide-ide, informasi organisasi, serta tujuan dan sikap pembicara.

3. Speaking
Bagian speaking terdiri dari 6 tugas dengan total waktu 20 menit. Berikut adalah 6 tipe speaking yang harus kita lakukan.
– Personal preference (speak)
– Choice (speak)
– Campus situation (read, listen, speak)
– Course (read, listen, speak)
– Campus situation (listen, speak)
– Course (listen, speak)
Dalam dua tugas independen, kita menjawab pertanyaan pendapat tentang topik sehari-hari. Kita dievaluasi berdasarkan kemampuan kita dalam berbicara secara spontan dan menyampaikan ide-ide kita dengan jelas dan koheren. Dalam dua tugas terpadu, kita terlebih dahulu diberikan bacaan singkat dan percakapan akademis atau percakapan tentang kehidupan kampus sebelum menjawab pertanyaan yang menggabungkan informasi dari bacaan dan percakapan. Dalam dua tugas terpadu lainnya, kita mendengarkan kuliah kursus akademis atau percakapan tentang kehidupan kampus dan kemudian menanggapi pertanyaan tentang apa yang mereka dengar. Kita dapat membuat catatan saat membaca dan mendengarkan dan menggunakannya untuk mempersiapkan tanggapan. Kita diberi waktu persiapan yang singkat sebelum kita mulai berbicara.

4. Writing
Bagian writing terdiri dari 2 tugas dengan total waktu 50 menit. 20 menit untuk penulisan pertama dan 30 menit untuk penulisan kedua. Penulisan pertama adalah penulisan terintegrasi dimana kita terlebih dahulu membaca bacaan bertema akademis dan mendengar percakapan antara 2 orang yang mendiskusikan topik bacaan tersebut. Kita dapat menuliskan rangkuman dan poin penting dari bacaan dan percakapan dan merujuk kepada catatan kita saat menulis. Dalam penulisan kedua yang merupakan penulisan independen, kita diminta menuliskan essay yang menyatakan, menjelaskan, dan mendukung opini kita tentang sebuah topik yang diberikan.

Strategi Keseluruhan
1. Familiar dengan TOEFL IBT
Sebaiknya kita sudah sangat familiar dengan struktur tes TOEFL IBT mulai dari peraturan tes, strategi tes, lokasi tes, dan cara-cara jitu untuk menenangkan diri agak tidak grogi saat tes.
2. Belajar dari video panduan tes TOEFL IBT di youtube
Apabila kita tidak mengambil pelatihan TOEFL IBT di institusi pendidikan manapun dan hanya bermodal buku panduan TOEFL IBT, kita dapat memanfaatkan video panduan tes TOEFL IBT di Youtube. Banyak sekali panduan diberikan gratis oleh para guru/orang yang sudah ahli dalam TOEFL IBT. Saya sendiri merekomedasikan video dari
– iTeacher IBT dengan web resmi http://www.iTeacher.eu
Pemaparan River sangat jelas. Lafalnya sangat jelas sehingga sangat membantu bagi kita para non-penutur bahasa inggris asli. River memberikan gambaran besar dan strategi keselutuhan dari 4 bagian tes.
http://www.notefull.com
Saya sangat terbantu dengan pemaparan strategi untuk bagian Speaking, Writing, dan Reading yang sangat jelas dan sangat membantu, Kita dipandu langkah demi langkah untuk mencapai hasil speaking, writing, dan reading terbaik.
3. Latihan dan latihan
Practices makes perfect. Semakin sering latihan dan mensimulasikan diri kita melakukan tes maka kita akan semakin terbiasa dan akan semakin cekatan saat tes sesungguhnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s