Mengukur Dampak Sosial Social Entrepreneur dengan Social Return on Investment (SROI)

Social entrepreneur menghasilkan banyak dampak sosial ke masyarakat dan lingkungan sekitarnya. Dampak sosial tersebut biasanya terbagi dalam dampak kesehatan, pendidikan, dan lingkungan. Masing-masing social entrepreneur memiliki karakter dan caranya masing-masing dalam merealisasikan ide-ide inovatif mereka sehingga membuat perubahan sosial di masyarakat. Tentu sayang sekali apabila ide-ide inovatif tersebut tidak dapat terlaksana karena salah satu kendala yaitu pendanaan. Oleh karena itu, menjadi sangat penting untuk social entrepreneur dapat mengkomunikasikan dampak sosial dan ide inovatif mereka secara spesifik agar kredibilitas mereka diakui.

Pertanyaannya sekarang adalah: Bagaimana cara mengukur dampak sosial yang dihasilkan oleh social entrepreneur? Bagaimana cara mengukur dampak sosial yang dapat dihasilkan di masa depan oleh social entrepreneur? Banyak kalangan mulai dari akademisi dan praktisi menganalisa dan mengeluarkan panduan mengukur dampak. Banyak sekali metode yang sudah dikembangkan. Salah satu metode pengukuran dampak sosial social entrepreneur adalah Social Return on Investment (SROI).

Secara sederhana, SROI adalah cara untuk menguangkan nilai dampak sosial dalam hal keuangan. Hasil analisa SROI adalah rasio yang menunjukkan hubungan antara biaya investasi dengan dampak terhasilkan. Contohnya, untuk rasio SROI $5: $1 menunjukkan bahwa dengan menginvestasikan $1 maka dihasilkan dampak sosial senilai $5. SROI dibagi menjadi dua jenis yaitu SROI evaluation dan SROI forecast. SROI evaluation adalah SROI evaluasi dari dampak sosial yang telah dihasilkan. SROI forecast adalah perkiraan SROI yang dapat dicapai dengan dampak sosial yang diperkirakan akan terjadi di jangka waktu masa depan yang telah ditentukan.

Dengan mengaplikasikan analisa SROI, social entrepreneur mendapatkan banyak manfaat diantaranya menjadi alat komunikasi efektif dengan para penyandang dana (investors & funders), menjadi bahan evaluasi dan perkiraan sehingga social entrepreneur menjadi sadar lini bisnis atau lini sosial manakah yang harus diperbaiki, dan menguatkan image serta membangun branding.

Perhitungan SROI dimulai dengan mendeskripsikan input dan output dari social entrepreneur. Untuk mempermudah dalam menjelaskan, penulis akan menyadur contoh perhitungan pada panduan yang diterbitkan oleh http://www.newseconomic.org.

Nama social entrepreneur-nya adalah Get Out to Work (GOTW). Biaya investasi £51,000 per tahun. Kesuksesan GOTW diukur dari tiga target yaitu (1) membantu 163 orang mencari pekerjaan dalam 2 tahun pertama, (2) memastikan setidaknya 12 orang mendapatkan pekerjaan, (2) mengurangi tingkat “reoffending” untuk kelompok kliennya. Dalam realisasinya pada akhir tahun pertama, GOTW berhasil (1) membantu 110 orang, (2) 19 diantaranya mendapatkan pekerjaan, dan (3) tingkat “reoffending” 15% berkurang dibandingkan tingkat rata-rata nasional.

1

Inputs biaya investasi sebesar £51,000 menghasilkan outputs sebanyak 110 orang terlibat dalam program. Outcomes-nya terbagi dua yaitu secara langsung berupa 19 orang mendapatkan pekerjaan dan secara tidak langsung mengurangi tingkat “reoffending” sebesar 15%. Outcomes tersebut ditinjau ulang lagi dengan informasi bahwa 2 dari 19 orang tersebut dianggap akan tetap mendapatkan pekerjaan tanpa bimbingan dari GOTW sehingga impacts dari GOTW adalah secara langsung berhasil membina 17 orang mendapatkan pekerjaan dan secara tidak langsung mengurangi tingkat “reoffending” sebesar 15%. Di sini, membedakan outcomes dan impacts adalah poin yang sangat penting karena social entrepreneur tidak boleh melebih-lebihkan dampak sosial yang tidak dihasilkan sendiri.

Dampak sosial di atas barulah dalam bentuk kualitatif. Dampak sosial kualitatif tersebut kemudian dikuantifikasikan dalam bentuk uang. Contohnya adalah bahwa dengan berhasil mempekerjakan 1 orang, pemerintah tidak lagi menanggung beban hidup orang tersebut sebesar £100. Proses mengkuantifikasikan harus berdasarkan sumber yang dapat dipertanggungjawabkan. Berikut adalah rumus perhitungan dampak sosial:

Image_SROI

Setelah mendapatkan dampak sosial kuantitatif yang menjadi data pada tahun pertama, dampak sosial tersebut diproyeksikan ke empat tahun berikutnya sehingga menjadi total jangka waktu 5 tahun. Kenapa? karena 5 tahun adalah jangka waktu minimun untuk menghitung nilai SROI. Hasilnya adalah sebagai berikut:

1

Total dampak sosial yang dihasilkan adalah penjumlahan nilai Present Value dari dampak sosial tahun pertama hingga tahun kelima. Didapatkan total nilai PV sebesar: £543,000. Rasio SROI didapatkan dengan membagi nilai dampak sosial sebesar £543,000 dengan nilai biaya investasi sebesar £51,000 sehingga didapatkan rasio £5: £1. Artinya adalah untuk investasi sebesar £1 dihasilkan dampak sosial senilai £5.

Catatan pentingnya adalah, nilai SROI ini adalah angka yang menjadi salah satu bagian cerita social entrepreneur. Oleh karena itu, social entrepreneur harus tetap menceritakan program-program yang dijalankan dengan detail.

Referensi: Measuring social impact: the foundation of social return on investment (SROI) dari http://www.newseconomic.org.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s