Samurai X, Kisah Klasik Pendekar Pedang

Samurai X yang juga dikenal sebagai Rurouni Kenshin adalah manga yang mengisahkan seorang pendekar pedang bernama Himura Kenshin pada zaman Meiji. Versi anime dari manga karangan Nabuhiro Watsuki ini menjadi 100 besar seri yang paling banyak ditonton di Jepang. Manga ini sangat saya rekomendasikan bagi para pembaca komik karena kisah Samurai X sangatlah original karena bertema penebusan dosa seorang pembantai pada zaman Meiji. Tema yang belum pernah ditemui sebelumnya pada manga-manga Jepang.

Kenshin adalah seorang pembantai yang berada di kubu yang menginginkan tercapainya zaman baru yaitu zaman Meiji. Zaman dimana baginya terdapat harapan kedamaian bagi masyarakat Jepang dari berbagai kalangan. Untuk meraihnya, Kenshin menjadi seorang pembantai kubu yang berseberangan. Setelah zaman Meiji tercapai, Kenshin memutuskan menjadi seorang pengembara untuk membantu siapapun yang membutuhkan pertolongann. Merasakan kemuakan dan kepedihan dari membunuh dan peperangan, Kenshin berprinsip tidak akan membunuh orang lain lagi. Dalam perjalananya di Tokyo, Kenshin bertemu dengan Kamiya Kaoru seorang gadis pendekar aliran Kamiyakashin. Kenshin membantu Kaoru mengalahkan orang-orang jahat yang berniat mengambil alih dojo kamiyakashin. Dalam perkembangannya, Kaoru meminta Kenshin untuk tinggal di dojo. Kenshinpun mengalami beberapa kejadian yang membuat dia bertemu banyak teman seperti Sagara Sanosuka, Myojin Yahiko, Takani Megumi. Kenshin juga bertemu dengan beberapa musuh yaitu Shinomori Aoshi, dan Hajime Saito.

samurai-x-3

Terjadi “big turn moment” saat Kenshin dimintai tolong oleh salah satu pemimpin Meiji untuk membunuh Makoto Shishio, seorang pembantai bayangan pada zaman peperangan yang merencanakan penaklukan Jepang dengan menghancurkan pemerintahan Meiji. Kenshin akhirnya pergi ke Kyoto. Dalam perkembangannya, Kenshin dibantu oleh teman-temannya termasuk Saito dan Aoshi untuk mengalahkan Shishio dan anak buahnya. Kenshin juga memperlajari sekaligus menyempurnakan jurus pedang alir Hitenmitsuruginya dengan kembali berguru pada Hiko Seijuro, guru Kenshin. Shihio akhirnya mati terbakar oleh percikan api yang timbul sendiri akibat kenaikan suhu badan yang drastis pada tubuh penuh luka kabarnya.

Setelah permasalahan dengan Shishio selesai, Kenshin pulang ke Tokyo bersama teman-temannya. Di saat semua orang berpikir kedamaian telah terwujud, terjadi kekacauan di rumah makan kenalan Kenshin. Dalam perkembangannya, Kenshin sadar bahwa kekacauan ini berujung pada balas demdan Yukishiro Enishi padanya. Enishi adalah adik dari Yukishiro Tomoe, istri Kenshin yang telah meninggal. Enishi dipenuhi nafsu balas dendam sangat besar karena ia telah kehilangan kakak satu-satunya yang terbunuh oleh Kenshin. Kenshin sendiri sampai saat itu masih dihinggapi banyak penyesalan dan belum memaafkan dirinya karena membunuh Tomoe walau tidak dengan sengaja. Tomoe meninggal karena melindungi Kenshin di tengah pertarungan.
Kembali ke proses balas dendam Enishi, Enishi bertarung dengan Kenshin di dojo Kamiyakashin. Di akhir kekacauan pertarungan, Enishi mengklamufasekan pembunuhan Kaoru. Kenshin yang berpikir Kaoru telah mati tidak bisa memaafkan dirinya sendiri. Dirinya dihinggapi rasa bersalah dan keputusasaan seperti saat tidak bisa melindungan Tomoe. Kenshin pergi ke kampung terbuang yang berisi orang-orang terbuang dengan pemukiman kumuh. Kenshin berniat membuang semuanya dan tidak mau berinteraksi dengan orang lain lagi. Dalam perkembangannya, Kenshin banyak berpikir dan akhirnya tersadar bahwa pembunuhan yang dilakukan Kenshin telah terjadi dan tidak akan bisa diganti dengan apapun, rasa bersalah pasti terus akan menghinggapi Kenshin sepanjang hidupnya tapi Kenshin harus bangkit dan melanjutkan hidup, banyak orang yang membutuhkan bantuannya, Kenshin harus tetap mengayunkan pedang bermata terbaliknya untuk membantu orang. Kenshin akhirnya kembali dan membantu Yahiko mengalahkan salah satu anak buah Enishi. Kenshin sempat pingsan dan saat terbangun, ia menyadari bahwa Kaoru masih hidup. Dibantu teman-temannya Kenshin pergi ke pulau tempat Enishi dan Kaoru berada. Kenshin bertarung dengan Enishi. Pada akhirnya Enishi kalah. Di akhir pertarungan, Kaoru memberikan buku harian Tomoe kepada Enishi dengan harapan Enishi bisa mengetahui perasaan sebenarnya dari sang kakak. Kenshin dan teman-temannya kembali ke Tokyo. Lima tahun kemudian, Kenshin yang telah menikahi Kaoru memiliki anak bernama Himura Kenji.

Bagi Saya, Samurai X itu….

Saya sangat menyukai kisah Samurai X ini terutama karena kedalaman masing-masing karakter terutama Kenshin dan alur cerita yang sangat tidak biasa dan mengambil zaman Meiji sebagai latar cerita. Saya mengenal Samurai X semenjak SD dan mencintai semua bagian Samurai X mulai dari manga, anime, hingga lagu. Bagian yang paling saya sukai adalah kisah masa lalu Kenshin saat masih menjadi pembantai atau Hitokiri Battosai. Nabuhiro Watsuki menggambarkan kemuakan, kepedihan dan keputusasaan Kenshin yang sangat setiap kali harus membunuh orang. Meskipun begitu, Kenshin tetap menempuh jalan hidup ini karena menyimpan harapan akan ada kedamaian setelah era Meiji tercapai. Kenshin memiliki karakter yang susah didekati dan memang tidak ingin dekat dengan banyak orang. Oleh karena itu, kedatangan Tomoe dalam hidupnya sungguh mengubah semuanya. Tomoe memiliki karakter yang misterius yang ternyata memiliki tujuan untuk mencari kelemahan Kenshin sehingga ia bisa membalaskan dendam akan kematian tunangannya yang dibunuh oleh Kenshin. Tapi seiring melihat kehidupan Kenshin, Tomoe melihat segala kemuakan, keputusasaan, dan kepedihan Kenshin. Tomoe menyadari bahwa Kenshin tidak membunuh orang karena suka tapi karena menyimpan harapan besar akan zaman dimana tercipta kedamaian bagi banyak orang. Tomoe tidak bisa menghentikan dirinya untuk mencintai Kenshin.

Samurai.X.600.823673
The bond they share is so deep

Akibat peperangan yang semakin memanas antar dua kubu, Kyoto terbakar, Kenshin dan Tomoe pergi dan tinggal di sebuah desa terpencil sebagai suami istri. Terjebak dalam persekutuan orang yang ingin membunuh Kenshin, Tomoe pergi ke sebuah gunung untuk menyatakan kelemahan Kenshin. Rupanya orang-orang ini mengkhianati Tomoe dan menjadikan Tomoe sebagai sandera untuk memancing Kenshin. Kenshin akhirnya pergi untuk menyelamatkan Tomoe. Dalam pertarungan, Kenshin bertarung imbang dengan orang terakhir. Di saat keduanya akan meluncurkan serangan terakhir yang akan membuat keduanya mati, Tomoe berlari ke tengah mereka dan melindungi Kenshin. Tebasan pedang Kenshin menembus Tomoe dan mengenai musuhnya hingga mati. Tomoe yang terbaring lemah tidak bisa mengeluarkan kata-kata walau sebenarnya ia ingin mengatakan pada Kenshin untuk jangan merasa bersalah dan ingin Kenshin terus hidup dan bahagia. Kenshinpun menangis dan beteriak dalam keputusasaan dan kepedihan yang sangat. Setelah kembali ke rumahnya, Kenshin yang bingung akan semua kejadian ini mendapati buku harian Tomoe dan kedatangan Kogoro Fujita sang tokoh utama pemimpin era Meiji yang menjelaskan fakta bahwa ia telah membunuh tunangan Tomoe. Kenshin mengubur dalam-dalam kesedihannya dan maju dalam peperangan Bakumatsu terakhir hingga akhirnya kubu Meiji menang dan era Meiji tercapai. Inilah awal dimulainya Kenshin menjadi pengembara.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s